Background

Digital Imaging dan Digital Imager-nya


Pernahkah anda melihat foto teman anda sedang berjalan di atas awan dan hasil fotonya benar – benar terlihat asli dan artistik? Atau pernahkah anda melihat foto teman anda yang baru saja pulang dari liburannya, terlihat berdiri di depan Menara Eifel dengan  gaun yang sangat mempesona seperti putri salju dan hasil fotonya terlihat sangat halus? Apakah foto tersebut memang asli? Bagaimana caranya mendapatkan hasil foto seperti itu? Ternyata, Digital Imaging solusinya!

Digital Imaging biasa juga disebut Digital Image Processing atau Digital Photographic. Pada dasarnya, Digital Imaging adalah sebuah metode untuk meng-edit atau mengolah gambar yang di-scan dari dokumen asli menjadi digital file dalam bentuk pixel yang dapat dibaca dan dimanipulasi oleh perangkat komputer grafis sehingga membuat tampilan gambar menjadi indah. Digital imaging sebenarnya telah berkembang sejak tahun 1960 dan 1970 untuk mengatasi kelemahan dari kamera film. Perkembangan yang pesat dari digital imaging saat ini sangat berkaitan erat dengan munculnya era kamera digital. Dengan menggunakan digital imaging, Anda dapat memperbaiki kekurangan dari gambar dan memperbaiki warna dari gambar sesuai dengan selera. Selain itu proses digital imaging sendiri relatif lebih mudah, setiap orang yang menguasai desain grafis, dipastikan mampu melakukan proses ini.

Perkembangan digital imaging tidak bisa dilepaskan dari trend fotografi digital yang begitu masif. Dalam industri periklanan, karya fotografi menjadi salah satu elemen visual yang ditampilkan sebagai elemen penyampai pesan. Karya fotografi yang ditampilan seringkali mengalami pengolahan, perekayasaan, dan berkesan manipulatif. Penampilan visual yang demikain itu merupakan hasil olah kreatif yang dilakukan oleh seorang Digital Imager (sebutan bagi mereka yang bekerja untuk melakukan digital imaging).

Seorang Digital Imager minimal harus memahami dan menguasai beberapa operasi dasar yang terdapat dalam Digital Imaging agar dapat memenuhi semua keinginan klien serta memberi kepuasan tersendiri terhadap klien. Berikut ini beberapa Operasi yang terdapat pada Digital Image Processing :
  • Image-Enchantment, adalah sebuah operasi untuk memperbaiki kualitas image, seperti sharpening(penajaman) dan perbaikan kontras.
  • Image-Restoration, adalah sebuah operasi yang bertujuan memperbaiki cacat image, seperti menghilangkan noise.
  • Image-Segmentation, adalah sebuah operasi untuk memecah image menjadi beberapa bagian.
  • Image-Analysis, adalah sebuah operasi untuk menghitung besaran kuantitatif image, seperti mendeteksi tepi objek dan representasi area.
  • Image-Reconstruction, adalah sebuah operasi untuk membentuk ulang objek dari hasil projeksi objek, seperti gambar yang dihasilkan dari rontgen.

Digital imaging sebagai profesi menjadi sebuah fenomena yang boleh dikatakan baru sehingga bisa ditangkap sebagai sebuah peluang profesi bidang industri kreatif. Kehadiran profesi Digital Imaging yang mengiringi dunia fotografi telah memberikan warna tersendiri bagi industri periklanan. Imajinasi visual, dan gagasan visual yang cenderung hiperbola dan surealis saat ini sudah menjadi pemandangan yang dengan mudah kita temukan pada billboard, iklan majalah, dan media cetak lainnya.


Profesi digital imaging artis adalah bidang yang masih sangat menjanjikan, jika dari aspek ekonomi, setiap pekerjaan seorang Digital Imager memiliki nilai proyek antara satu juta hingga puluhan juta rupiah tergantung tingkat kerumitan, profil sang Digital Imager artis dan klien. Dalam satu bulan, seorang Digital Imager artis rata-rata mengerjakan 5 sampai puluhan proyek digital imaging. Setiap pekerjaan membutuhkan waktu dari 2 hari, 1 minggu, sampai satu bulan. Sehingga seorang digital imaging artis bisa meraup omzet ratusan juta rupiah dalam satu bulan.

Dan berikut adalah beberapa hasil dari penerapan teknik Digital Imaging :


Gambar di atas adalah teknik penggabungan 4 foto untuk menghasilkan sebuah foto dengan konsep yang sesuai keinginan.

Gambar di atas adalah teknik penggabungan 2 foto dengan memanfaatkan teknik typography untuk memberikan pesan kepada penikmat.

Dan gambar di atas adalah penerapan digital imaging pada foto pre-wedding yang diproduksi oleh one's photoworks 


Baca juga artikel berikut :


Categories: Share

Leave a Reply